Sejarah
SMA Pesantren Unggul Al Bayan didirikan oleh Yayasan Bina Ummat Sejahtera Semesta (YBUSS) yang mendapatkan dukungan penuh dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Republik Indonesia berdasarkan kesepakatan bersama antara YBUSS dan BPPT No. 01/BPPT-YBUSS/VI/1999. Berdiri Sejak tahun pelajaran 1999/2000 yang diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Bapak K.H. Abdurrahman Wahid.
Yayasan Global Cendekia Madani (YGCM) berdiri mulai bulan 30 Agustus 2019. Kemudian, pada tahun 2020, disepakati MoU dengan YBUSS untuk mendirikan SMA Al-Bayan Putri Goalpara di Cijeruk-Sukamekar Goalpara.
Visi dan Misi
A. VisiĀ
“Terwujudnya pribadi yang berakhlak mulia seimbang dalam Penghayatan Imaniyah, Penalaran Ilmiah, dan Penguatan Amaliah.”
B. Misi
Untuk mencapai visi dan membentuk delapan dimensi profil lulusan, maka SMA Pesantren Unggul Albayan menetapkan misi sebagai berikut.
Berakhlak Mulia
Indikator misi:
- Menyelenggarakan pendidikan karakter yang terintegrasi dalam kurikulum, kegiatan asrama, dan keteladanan untuk membentuk pribadi yang santun, mandiri, dan bertanggung jawab.
- Membentuk karakter cinta tanah air dan semangat menjadi pembelajar sepanjang hayat melalui kegiatan berwawasan kebangsaan dan lintas budaya.
- Membentuk peserta didik yang memiliki komitmen dalam mengimplementasikan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt.
Penghayatan Imaniah
- Mengembangkan lingkungan sekolah yang religius melalui program pembiasaan ibadah, kajian keislaman yang mendalam, dan pembudayaan 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun).
- Menciptakan ekosistem sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif untuk mendukung internalisasi nilai-nilai keimanan dalam setiap aktivitas.
- Mengembangkan rasa solidaritas dan toleransi peserta didik melalui kegiatan intrakurikuler maupun ekstrakurikuler.
Penalaran Ilmiah
- Melaksanakan proses pembelajaran yang inovatif dan berpusat pada siswa dengan pendekatan berbasis proyek (Project Based Learning) untuk menumbuhkan nalar kritis, kreatif, dan kolaboratif.
- Meningkatkan budaya literasi dan penguasaan teknologi informasi sebagai sarana untuk membuka wawasan global dan mencapai keunggulan ilmu pengetahuan.
Penguatan Amaliah
- Menyelenggarakan program pembinaan karakter untuk menumbuhkan pribadi yang tangguh, disiplin, dan memiliki semangat cinta tanah air.
- Mengembangkan potensi siswa dan menumbuhkan semangat berprestasi dengan mengikutsertakan mereka secara aktif dalam berbagai kompetisi, baik akademik maupun non-akademik.
- Membiasakan budaya literasi (membaca dan menulis) dan pembelajaran sepanjang hayat sebagai bagian dari gaya hidup insan terpelajar.
- Menciptakan lingkungan sekolah yang berbudaya Wiyata Mandala: bersih, hijau, aman, dan nyaman untuk mendukung pembentukan karakter dan kebiasaan baik.
- Membekali siswa dengan pengalaman lintas budaya melalui program pertukaran, kunjungan, atau interaksi berskala nasional dan internasional untuk memperluas wawasan dan memperkuat toleransi.